Berita Semarakkan HUT ke-5, Pelita 16 Gelar Donor Darah di PMI Jakarta Utara
13/09/2026
JAKARTA UTARA — Yayasan Perkumpulan Insan Cita (Pelita 16) menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Pelita 16 di Markas PMI Kota Jakarta Utara, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan sosial tersebut diikuti 24 peserta yang menjalani pemeriksaan awal atau screening. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhasil mendonorkan darah, sedangkan 12 peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena hasil pemeriksaan tidak memenuhi persyaratan pada saat kegiatan berlangsung.
Kegiatan donor darah Pelita 16 tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Pelita 16 Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua PMI Kota Jakarta Utara Rijal, serta Sekretaris PMI Jakarta Utara Ramdansyah.
Ahmad Doli mengatakan, donor darah menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-5 Pelita 16. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga besar organisasi, tetapi juga bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Pelita 16 yang ke-5 sekaligus bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI,” ujar Ahmad Doli.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah sejalan dengan semangat kemanusiaan yang selama ini dijalankan PMI. Pelaksanaan donor darah juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI dan momentum Bulan Dana PMI.
Pelita 16 Dorong Kepedulian Sosial
Ahmad Doli menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-5 Pelita 16 tidak hanya diisi kegiatan donor darah. Sejumlah kegiatan lain juga telah dilaksanakan, di antaranya silaturahmi bersama keluarga besar HMI dan KAHMI serta kegiatan olahraga seperti jalan sehat, senam, dan tenis meja.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan internal sekaligus mendorong kontribusi organisasi di tengah masyarakat.
Selain kegiatan sosial, Ahmad Doli menyampaikan rencana pembentukan posko pengaduan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Posko tersebut direncanakan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi mengenai persoalan perdagangan orang.
Ia mengatakan, posko tersebut nantinya diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah dengan memanfaatkan sekretariat, situs web, WhatsApp, dan media sosial.
“Kami ingin kegiatan Pelita 16 tidak hanya memberikan manfaat bagi internal organisasi, tetapi juga mempunyai dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
12 Peserta Berhasil Donor Darah
Sekretaris PMI Jakarta Utara Ramdansyah mengapresiasi Yayasan Pelita 16 yang memilih Markas PMI Kota Jakarta Utara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan donor darah.
Ramdansyah menyebutkan, dari 24 peserta yang menjalani screening, 12 orang berhasil mendonorkan darah. Sementara 12 peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena kondisi kesehatan atau hasil pemeriksaan pada saat kegiatan belum memenuhi persyaratan donor darah.
Selain kegiatan donor darah, Pelita 16 juga menyiapkan 50 paket sembako. Paket tersebut diberikan kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Ramdansyah berharap kegiatan donor darah yang melibatkan organisasi dan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
“Kami mengapresiasi Pelita 16 yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan. Donor darah bukan hanya membantu PMI, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” ujar Ramdansyah.
Kolaborasi Pelita 16 dan PMI Jakarta Utara
Kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-5 Pelita 16 menjadi salah satu bentuk kolaborasi dengan PMI Jakarta Utara dalam kegiatan kemanusiaan.
Selain membantu menambah ketersediaan darah, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi sosial melalui donor darah.
Pelita 16 dan PMI Jakarta Utara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
Dengan donor darah, masyarakat dapat berkontribusi membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.(dayat)
Kegiatan sosial tersebut diikuti 24 peserta yang menjalani pemeriksaan awal atau screening. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhasil mendonorkan darah, sedangkan 12 peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena hasil pemeriksaan tidak memenuhi persyaratan pada saat kegiatan berlangsung.
Kegiatan donor darah Pelita 16 tersebut dihadiri Ketua Umum Yayasan Pelita 16 Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua PMI Kota Jakarta Utara Rijal, serta Sekretaris PMI Jakarta Utara Ramdansyah.
Ahmad Doli mengatakan, donor darah menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-5 Pelita 16. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga besar organisasi, tetapi juga bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Pelita 16 yang ke-5 sekaligus bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI,” ujar Ahmad Doli.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah sejalan dengan semangat kemanusiaan yang selama ini dijalankan PMI. Pelaksanaan donor darah juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI dan momentum Bulan Dana PMI.
Pelita 16 Dorong Kepedulian Sosial
Ahmad Doli menjelaskan, rangkaian peringatan HUT ke-5 Pelita 16 tidak hanya diisi kegiatan donor darah. Sejumlah kegiatan lain juga telah dilaksanakan, di antaranya silaturahmi bersama keluarga besar HMI dan KAHMI serta kegiatan olahraga seperti jalan sehat, senam, dan tenis meja.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan internal sekaligus mendorong kontribusi organisasi di tengah masyarakat.
Selain kegiatan sosial, Ahmad Doli menyampaikan rencana pembentukan posko pengaduan terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Posko tersebut direncanakan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan maupun memperoleh informasi mengenai persoalan perdagangan orang.
Ia mengatakan, posko tersebut nantinya diharapkan dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah dengan memanfaatkan sekretariat, situs web, WhatsApp, dan media sosial.
“Kami ingin kegiatan Pelita 16 tidak hanya memberikan manfaat bagi internal organisasi, tetapi juga mempunyai dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
12 Peserta Berhasil Donor Darah
Sekretaris PMI Jakarta Utara Ramdansyah mengapresiasi Yayasan Pelita 16 yang memilih Markas PMI Kota Jakarta Utara sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan donor darah.
Ramdansyah menyebutkan, dari 24 peserta yang menjalani screening, 12 orang berhasil mendonorkan darah. Sementara 12 peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena kondisi kesehatan atau hasil pemeriksaan pada saat kegiatan belum memenuhi persyaratan donor darah.
Selain kegiatan donor darah, Pelita 16 juga menyiapkan 50 paket sembako. Paket tersebut diberikan kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
Ramdansyah berharap kegiatan donor darah yang melibatkan organisasi dan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, dukungan masyarakat diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
“Kami mengapresiasi Pelita 16 yang terus mendukung kegiatan kemanusiaan. Donor darah bukan hanya membantu PMI, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” ujar Ramdansyah.
Kolaborasi Pelita 16 dan PMI Jakarta Utara
Kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-5 Pelita 16 menjadi salah satu bentuk kolaborasi dengan PMI Jakarta Utara dalam kegiatan kemanusiaan.
Selain membantu menambah ketersediaan darah, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi sosial melalui donor darah.
Pelita 16 dan PMI Jakarta Utara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
Dengan donor darah, masyarakat dapat berkontribusi membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.(dayat)