Berita PMI Kota Jakarta Pusat Siagakan Layanan Pertolongan Pertama dan Kesehatan di O2SN
18/05/2026
Jakarta Pusat — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyiagakan layanan kesehatan dan pertolongan pertama dalam kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD/SMP/SMA/SMK dilingkuan Tingkat Sudi Pendidikan wilayah I dan II Kota Administrasi Jakarta Pusat guna mendukung kelancaran dan keselamatan para peserta selama perlombaan berlangsung.
Kegiatan yang berlangsung tanggal 5 sampai 21 Mei 2026 tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat menerjunkan petugas kesehatan dan ambulans yang dilengkapi peralatan medis untuk memberikan penanganan cepat terhadap peserta yang mengalami keluhan kesehatan maupun cedera ringan saat bertanding.
Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda Sunarya, mengatakan bahwa kehadiran PMI merupakan bentuk kontribusi kongkrit terhadap berbagai kegiatan pelajar sekaligus upaya memastikan peserta dapat mengikuti perlombaan dengan aman dan nyaman.
“PMI Jakarta Pusat berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan di berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan pelajar seperti O2SN. Kami ingin memastikan peserta mendapatkan penanganan cepat apabila mengalami gangguan kesehatan saat bertanding,” ujarnya.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat Ade Riswanto turut mengapresiasi dukungan PMI Jakarta Pusat dalam kegiatan O2SN.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PMI Jakarta Pusat yang telah menyiagakan layanan kesehatan dan pertolongan pertama selama kegiatan O2SN berlangsung. Kehadiran PMI memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta maupun panitia sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Pusat Bambang Eko Prabowo yang menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam mendukung kegiatan pelajar.
“Sinergi antara dunia pendidikan dan PMI merupakan bentuk kolaborasi positif dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kami berharap kerja sama seperti ini terus terjalin untuk mendukung kegiatan pelajar yang sehat, aman, dan berkualitas,” katanya.
Selain memberikan layanan pertolongan pertama, petugas PMI juga melakukan pemantauan kesehatan di area kegiatan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang dapat terjadi selama pelaksanaan O2SN.
Salah satu peserta O2SN, Kiara, siswa SMAN 1 Jakarta, mengaku terbantu dengan kehadiran petugas PMI di lokasi kegiatan setelah mengalami cedera saat bertanding.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya petugas PMI di lokasi kegiatan. Saat mengalami cedera ketika bertanding, saya langsung mendapatkan penanganan dengan cepat dan baik sehingga kondisi saya bisa segera membaik. Terima kasih kepada PMI Jakarta Pusat yang sudah siaga selama kegiatan O2SN berlangsung,” ujarnya.
PMI Kota Jakarta Pusat akan terus hadir memberikan pelayanan pertolongan pertama dan kesehatan bagi pelajar serta mendukung berbagai kegiatan sekolah di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Pusat sebagai bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan dan kepedulian terhadap kesehatan generasi muda.(om el)
Kegiatan yang berlangsung tanggal 5 sampai 21 Mei 2026 tersebut, PMI Kota Jakarta Pusat menerjunkan petugas kesehatan dan ambulans yang dilengkapi peralatan medis untuk memberikan penanganan cepat terhadap peserta yang mengalami keluhan kesehatan maupun cedera ringan saat bertanding.
Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Asep Djuanda Sunarya, mengatakan bahwa kehadiran PMI merupakan bentuk kontribusi kongkrit terhadap berbagai kegiatan pelajar sekaligus upaya memastikan peserta dapat mengikuti perlombaan dengan aman dan nyaman.
“PMI Jakarta Pusat berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan di berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan pelajar seperti O2SN. Kami ingin memastikan peserta mendapatkan penanganan cepat apabila mengalami gangguan kesehatan saat bertanding,” ujarnya.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Kota Administrasi Jakarta Pusat Ade Riswanto turut mengapresiasi dukungan PMI Jakarta Pusat dalam kegiatan O2SN.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PMI Jakarta Pusat yang telah menyiagakan layanan kesehatan dan pertolongan pertama selama kegiatan O2SN berlangsung. Kehadiran PMI memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta maupun panitia sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Pusat Bambang Eko Prabowo yang menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam mendukung kegiatan pelajar.
“Sinergi antara dunia pendidikan dan PMI merupakan bentuk kolaborasi positif dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kami berharap kerja sama seperti ini terus terjalin untuk mendukung kegiatan pelajar yang sehat, aman, dan berkualitas,” katanya.
Selain memberikan layanan pertolongan pertama, petugas PMI juga melakukan pemantauan kesehatan di area kegiatan untuk mengantisipasi kondisi darurat yang dapat terjadi selama pelaksanaan O2SN.
Salah satu peserta O2SN, Kiara, siswa SMAN 1 Jakarta, mengaku terbantu dengan kehadiran petugas PMI di lokasi kegiatan setelah mengalami cedera saat bertanding.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya petugas PMI di lokasi kegiatan. Saat mengalami cedera ketika bertanding, saya langsung mendapatkan penanganan dengan cepat dan baik sehingga kondisi saya bisa segera membaik. Terima kasih kepada PMI Jakarta Pusat yang sudah siaga selama kegiatan O2SN berlangsung,” ujarnya.
PMI Kota Jakarta Pusat akan terus hadir memberikan pelayanan pertolongan pertama dan kesehatan bagi pelajar serta mendukung berbagai kegiatan sekolah di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Pusat sebagai bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan dan kepedulian terhadap kesehatan generasi muda.(om el)