Berita PMI Jakpus Bangun Tenda Pengungsian dan Posko Kesehatan Untuk Penyintas Kebakaran Kemayoran
02/06/2026
JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat menyiapkan dua unit tenda untuk menampung warga yang terdampak kebakaran di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ketua PMI Jakarta Pusat Asep Djuanda mengatakan, tenda tersebut dikirim ke lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan benyamin Sueb. Kami sedang menyiapkan dua unit tenda yang akan segera tiba untuk menampung para pengungsi," ujar Asep saat ditemui di lokasi pengungsian.
Selain menyiapkan tenda, PMI Jakarta Pusat juga menerjunkan tim kesehatan dan dua unit ambulans ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama sekaligus memantau kondisi kesehatan warga yang terdampak kebakaran. Untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi, PMI terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Asep, PMI berperan dalam distribusi bantuan pada malam hari, sedangkan kebutuhan warga pada siang hari ditangani oleh Dinas Sosial. Sementara itu, terkait penanganan trauma pascabencana, terutama bagi anak-anak, PMI masih memprioritaskan fase tanggap darurat. Terkait pemulihan trauma, kami memiliki prosedur untuk evakuasi dan recovery.
Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan PMI provinsi dan fokus pada penanggulangan dalam tahap tanggap darurat," tutur Asep.
Hingga kini, tim PMI masih bersiaga di lokasi untuk mendukung penanganan bencana serta memantau kondisi kesehatan warga. Diketahui, kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kampung Pasar Haji Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026).
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Berdasarkan data sementara yang tercantum di papan informasi lokasi kejadian, sekitar 250 rumah dan 330 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran tersebut.(om el)
Selain menyiapkan tenda, PMI Jakarta Pusat juga menerjunkan tim kesehatan dan dua unit ambulans ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama sekaligus memantau kondisi kesehatan warga yang terdampak kebakaran. Untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi, PMI terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Asep, PMI berperan dalam distribusi bantuan pada malam hari, sedangkan kebutuhan warga pada siang hari ditangani oleh Dinas Sosial. Sementara itu, terkait penanganan trauma pascabencana, terutama bagi anak-anak, PMI masih memprioritaskan fase tanggap darurat. Terkait pemulihan trauma, kami memiliki prosedur untuk evakuasi dan recovery.
Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan PMI provinsi dan fokus pada penanggulangan dalam tahap tanggap darurat," tutur Asep.
Hingga kini, tim PMI masih bersiaga di lokasi untuk mendukung penanganan bencana serta memantau kondisi kesehatan warga. Diketahui, kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kampung Pasar Haji Jiung, Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026).
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Berdasarkan data sementara yang tercantum di papan informasi lokasi kejadian, sekitar 250 rumah dan 330 kepala keluarga (KK) terdampak akibat kebakaran tersebut.(om el)