Berita Pelatihan Pemuliaan Jenazah Jadi Langkah Nyata Perkuat Layanan Kemanusiaan
25/06/2026
JAKARTA - Mengingat diperlukannya serangkaian tindakan untuk mengurus, merawat, dan memperlakukan jenazah sebelum dikebumikan dengan tata cara yang layak, mengedepankan etika serta mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan. PMI Kota Jakarta Selatan telah memfasilitasi 65 insan untuk terlibat dalam pelatihan pemuliaan jenazah yang terdiri dari unsur relawan PMI, perwakilan dari tiap kelurahan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum, maupun perwakilan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang tersebar di wilayah kota Jakarta Selatan.
Pelatihan ini berlangsung selama dua (2) hari pada 23 - 24 Juni 2026. Hari pertama peserta mendapatkan materi mengenai dasar pemulasaraan jenazah. Selanjutnya, hari kedua dilanjutkan sesi praktik. Proses pemulasaraan jenazah memang diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus yang berkaitan dengan aspek kesehatan, keselamatan, serta ketentuan agama.
Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo hadir dalam pembukaan kegiatan ini dan menilai bahwa pelatihan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan PMI. Sehingga kebutuhan pemuliaan jenazah tidaklah lagi menjadi kendala bagi keluarga yang membutuhkan.
"karena mereka lah (para peserta) yang ada di tengah-tengah masyarakat yang sehari-hari hadir dan berinteraksi dengan warga, sehingga dapat menjadi orang pertama yang memberikan bantuan ketika ada keluarga yang membutuhkan", ujar Syafrin Liputo
Seusai pelatihan, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari menyerahkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi dan partisipasi mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan pemuliaan jenazah.
Peserta yang berhasil dicetak oleh PMI selama dua (2) hari diharapakan mampu menjadi yang pertama saat masyarakat membutuhkan layanan kedukaan.(aby-js)
Pelatihan ini berlangsung selama dua (2) hari pada 23 - 24 Juni 2026. Hari pertama peserta mendapatkan materi mengenai dasar pemulasaraan jenazah. Selanjutnya, hari kedua dilanjutkan sesi praktik. Proses pemulasaraan jenazah memang diperlukan pengetahuan dan keterampilan khusus yang berkaitan dengan aspek kesehatan, keselamatan, serta ketentuan agama.
Walikota Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo hadir dalam pembukaan kegiatan ini dan menilai bahwa pelatihan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan PMI. Sehingga kebutuhan pemuliaan jenazah tidaklah lagi menjadi kendala bagi keluarga yang membutuhkan.
"karena mereka lah (para peserta) yang ada di tengah-tengah masyarakat yang sehari-hari hadir dan berinteraksi dengan warga, sehingga dapat menjadi orang pertama yang memberikan bantuan ketika ada keluarga yang membutuhkan", ujar Syafrin Liputo
Seusai pelatihan, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, H. Mundari menyerahkan sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi dan partisipasi mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan pemuliaan jenazah.
Peserta yang berhasil dicetak oleh PMI selama dua (2) hari diharapakan mampu menjadi yang pertama saat masyarakat membutuhkan layanan kedukaan.(aby-js)