Berita Tutup Jumtek 2026, Beky Mardani Ajak PMR dan Relawan Sebagai Pelopor Kebaikan dan Agen Perubahan
25/06/2026
JAKARTA – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, secara resmi menutup kegiatan Jumpa Bakti Gembira PMR dan Temu Karya Relawan (Jumtek) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PMI Kota Jakarta Pusat di Kempi 2, Buperta Cibubur – Jakarta Timur. Kamis (25/6).
Dalam sambutannya, Ketua PMI DKI Jakarta menyampaikan bahwa Jumtek 2026 telah berjalan dengan lancar dan berhasil menjadi wadah pembinaan generasi muda serta relawan kemanusiaan. Kegiatan ini diikuti oleh 1.725 peserta yang terdiri dari anggota PMR Mula, PMR Madya, PMR Wira, serta didukung oleh 207 relawan yang berdedikasi tinggi dari 8 Kecamatan se-Jakarta Pusat.
Menurutnya, selama tiga hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga belajar, berbagi pengalaman, mengembangkan keterampilan, serta memperkuat semangat kemanusiaan dan persaudaraan.
“Kalian adalah bukti nyata bahwa regenerasi dan kesiapsiagaan kemanusiaan di DKI Jakarta berjalan dengan sangat baik. Di pundak kalianlah masa depan kemanusiaan kota ini bersandarkan,” kata Beky Mardani.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta membawa semangat, keterampilan dan nilai-nilai positif yang yang diperoleh selama Jumtek ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masing-masing. Anggota PMR dan relawan diharapkan menjadi pelopor kebaikan dan agen perubahan.
Pada kesempatan tersebut, Beky Mardani juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, pembimbing, relawan, serta pihak sekolah yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Sementara itu, Wakil Ketua PMI Kecamatan Tanah Abang, Warjono yang akrab disapa onay mengatakan bahwa Jumtek 2026 menjadi momen yang sangat istimewa karena merupakan Jumtek pertama yang diselenggarakan oleh PMI Kota Jakarta Pusat.
“Tadi sangat luar biasa, tanpa kerja keras, tanpa jerih payah dari anak-anak didik, kita tidak akan seperti ini. Tetapi mereka sangat luar biasa, sejak awal kedatangan hingga hari terakhir mereka mampu mengikuti kegiatan Jumtek ini,” kata Warjono.
Ia menjelaskan bahwa PMI Kecamatan Tanah Abang telah berhasil meraih satu piala tetap dan satu piala bergilir, sekaligus menjadi peserta favorit di tingkat Jakarta Pusat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara Pengurus PMI Kecamatan Tanah Abang, para guru pembina, serta pelatih Palang Merah Remaja (PMR) di wilayah Tanah Abang.
"Sejak awal kami membangun koordinasi yang kuat antara Pengurus PMI Kecamatan Tanah Abang, dengan para pembina dan pelatih PMR untuk menyamakan persepsi serta mempersiapkan peserta dalam menghadapi berbagai perlombaan dalam kegiatan Jumtek ini,” jelasnya.
Dirinya menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah mempertahankan prestasi yang telah diraih.
"Meraih prestasi mungkin tidak mudah, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus melakukan pembinaan agar prestasi ini dapat dipertahankan. Namun demikian, kami juga melihat kecamatan-kecamatan lain memiliki potensi yang luar biasa,” tuturnya.
Semoga capaian Tanah Abang dapat menjadi motivasi bagi seluruh PMI Kecamatan di Jakarta Pusat untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas pembinaan PMR.(b26)
Dalam sambutannya, Ketua PMI DKI Jakarta menyampaikan bahwa Jumtek 2026 telah berjalan dengan lancar dan berhasil menjadi wadah pembinaan generasi muda serta relawan kemanusiaan. Kegiatan ini diikuti oleh 1.725 peserta yang terdiri dari anggota PMR Mula, PMR Madya, PMR Wira, serta didukung oleh 207 relawan yang berdedikasi tinggi dari 8 Kecamatan se-Jakarta Pusat.
Menurutnya, selama tiga hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan perkemahan, tetapi juga belajar, berbagi pengalaman, mengembangkan keterampilan, serta memperkuat semangat kemanusiaan dan persaudaraan.
“Kalian adalah bukti nyata bahwa regenerasi dan kesiapsiagaan kemanusiaan di DKI Jakarta berjalan dengan sangat baik. Di pundak kalianlah masa depan kemanusiaan kota ini bersandarkan,” kata Beky Mardani.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta membawa semangat, keterampilan dan nilai-nilai positif yang yang diperoleh selama Jumtek ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masing-masing. Anggota PMR dan relawan diharapkan menjadi pelopor kebaikan dan agen perubahan.
Pada kesempatan tersebut, Beky Mardani juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh panitia, pembina, pembimbing, relawan, serta pihak sekolah yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Sementara itu, Wakil Ketua PMI Kecamatan Tanah Abang, Warjono yang akrab disapa onay mengatakan bahwa Jumtek 2026 menjadi momen yang sangat istimewa karena merupakan Jumtek pertama yang diselenggarakan oleh PMI Kota Jakarta Pusat.
“Tadi sangat luar biasa, tanpa kerja keras, tanpa jerih payah dari anak-anak didik, kita tidak akan seperti ini. Tetapi mereka sangat luar biasa, sejak awal kedatangan hingga hari terakhir mereka mampu mengikuti kegiatan Jumtek ini,” kata Warjono.
Ia menjelaskan bahwa PMI Kecamatan Tanah Abang telah berhasil meraih satu piala tetap dan satu piala bergilir, sekaligus menjadi peserta favorit di tingkat Jakarta Pusat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara Pengurus PMI Kecamatan Tanah Abang, para guru pembina, serta pelatih Palang Merah Remaja (PMR) di wilayah Tanah Abang.
"Sejak awal kami membangun koordinasi yang kuat antara Pengurus PMI Kecamatan Tanah Abang, dengan para pembina dan pelatih PMR untuk menyamakan persepsi serta mempersiapkan peserta dalam menghadapi berbagai perlombaan dalam kegiatan Jumtek ini,” jelasnya.
Dirinya menambahkan bahwa tantangan ke depan adalah mempertahankan prestasi yang telah diraih.
"Meraih prestasi mungkin tidak mudah, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus melakukan pembinaan agar prestasi ini dapat dipertahankan. Namun demikian, kami juga melihat kecamatan-kecamatan lain memiliki potensi yang luar biasa,” tuturnya.
Semoga capaian Tanah Abang dapat menjadi motivasi bagi seluruh PMI Kecamatan di Jakarta Pusat untuk terus meningkatkan prestasi dan kualitas pembinaan PMR.(b26)