Berita KSR PMI Unit UNJ Raih Juara 3 Nasional di First Aid Invitation XIII, PMI Jakarta Timur Terus Perkuat Pembinaan Relawan
02/07/2026
Jakarta Timur, – Komitmen PMI Kota Jakarta Timur dalam membina dan meningkatkan kapasitas relawan kembali membuahkan hasil. KSR PMI Unit Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang berada di bawah naungan Universitas Negeri Jakarta dan PMI Kota Jakarta Timur, berhasil meraih Juara 3 Kategori Pertolongan Pertama Korban Banyak (PPKB) pada ajang First Aid Invitation (FAI) XIII Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh UKM KSR PMI Unit Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Kompetisi bergengsi tersebut mempertemukan Korps Sukarela (KSR) Markas dan Perguruan tinggi (Perti) di Indonesia dalam simulasi penanganan kegawatdaruratan yang menguji keterampilan pertolongan pertama, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat di lapangan. Babak final dilaksanakan secara luring di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman pada Rabu (1/7).
Tim KSR PMI Unit UNJ yang terdiri atas Yuana Natalia sebagai Ketua Tim, Wulan Sari, M. Ihsan Hadi Tanoyo, dan Billah Belhadz Mahmuda menjalani proses persiapan yang sebelum mengikuti kompetisi nasional tersebut.
Sebagai bagian dari proses pembinaan, PMI Kota Jakarta Timur memberikan dukungan kepada tim. Seluruh anggota tim juga merupakan peserta yang telah mengikuti Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Intermediate dan Advance (Mahir) yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PMI Kota Jakarta Timur. Bekal kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai simulasi kasus yang dilombakan.
Menjelang keberangkatan menuju Purwokerto, tim memperoleh pengarahan akhir dari Agus Bastian, Trainer First Aid PMI Kota Jakarta Timur. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai strategi penanganan kasus, koordinasi tim, serta aspek teknis yang menjadi penilaian dalam kompetisi pertolongan pertama tingkat nasional.
Salah satu anggota tim, M. Ihsan Hadi Tanoyo, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih.
"Kami sangat bangga bisa mendapatkan prestasi juara 3 tingkat nasional ini. Terima kasih banyak atas semua doa serta dukungan yang diberikan kepada kami. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik dan motivasi untuk prestasi-prestasi KSR UNJ ke depannya," ujarnya.
Kepala Markas PMI Jakarta Timur, Fadhli, turut memberikan pesan singkat namun penuh semangat kepada tim, “Tetap semangat!” Bagi KSR PMI Unit UNJ, raihan juara 3 nasional ini bukan menjadi titik akhir, melainkan pijakan awal untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi kemanusiaan berikutnya.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu A., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih KSR PMI Unit UNJ. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para peserta yang didukung oleh proses pembinaan yang berkelanjutan.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan relawan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional. PMI Kota Jakarta Timur akan terus berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas relawan, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun dukungan terhadap partisipasi dalam berbagai kompetisi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi relawan lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik kepada masyarakat," ujar Bambang Pangestu A.
Keberhasilan KSR PMI Unit UNJ pada ajang First Aid Invitation XIII menjadi salah satu bukti nyata pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan PMI dalam membangun relawan yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, PMI Kota Jakarta Timur akan terus mendorong lahirnya relawan-relawan berkualitas yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(opi/akbar)
Kompetisi bergengsi tersebut mempertemukan Korps Sukarela (KSR) Markas dan Perguruan tinggi (Perti) di Indonesia dalam simulasi penanganan kegawatdaruratan yang menguji keterampilan pertolongan pertama, kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat di lapangan. Babak final dilaksanakan secara luring di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman pada Rabu (1/7).
Tim KSR PMI Unit UNJ yang terdiri atas Yuana Natalia sebagai Ketua Tim, Wulan Sari, M. Ihsan Hadi Tanoyo, dan Billah Belhadz Mahmuda menjalani proses persiapan yang sebelum mengikuti kompetisi nasional tersebut.
Sebagai bagian dari proses pembinaan, PMI Kota Jakarta Timur memberikan dukungan kepada tim. Seluruh anggota tim juga merupakan peserta yang telah mengikuti Pelatihan Pertolongan Pertama Tingkat Intermediate dan Advance (Mahir) yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) PMI Kota Jakarta Timur. Bekal kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadapi berbagai simulasi kasus yang dilombakan.
Menjelang keberangkatan menuju Purwokerto, tim memperoleh pengarahan akhir dari Agus Bastian, Trainer First Aid PMI Kota Jakarta Timur. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai strategi penanganan kasus, koordinasi tim, serta aspek teknis yang menjadi penilaian dalam kompetisi pertolongan pertama tingkat nasional.
Salah satu anggota tim, M. Ihsan Hadi Tanoyo, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih.
"Kami sangat bangga bisa mendapatkan prestasi juara 3 tingkat nasional ini. Terima kasih banyak atas semua doa serta dukungan yang diberikan kepada kami. Semoga hal ini bisa menjadi pemantik dan motivasi untuk prestasi-prestasi KSR UNJ ke depannya," ujarnya.
Kepala Markas PMI Jakarta Timur, Fadhli, turut memberikan pesan singkat namun penuh semangat kepada tim, “Tetap semangat!” Bagi KSR PMI Unit UNJ, raihan juara 3 nasional ini bukan menjadi titik akhir, melainkan pijakan awal untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi kemanusiaan berikutnya.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu A., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih KSR PMI Unit UNJ. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para peserta yang didukung oleh proses pembinaan yang berkelanjutan.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan relawan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional. PMI Kota Jakarta Timur akan terus berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas relawan, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun dukungan terhadap partisipasi dalam berbagai kompetisi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi relawan lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik kepada masyarakat," ujar Bambang Pangestu A.
Keberhasilan KSR PMI Unit UNJ pada ajang First Aid Invitation XIII menjadi salah satu bukti nyata pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan PMI dalam membangun relawan yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, PMI Kota Jakarta Timur akan terus mendorong lahirnya relawan-relawan berkualitas yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.(opi/akbar)