Berita PMI Jakarta Utara Kukuhkan 13 Pengurus Relawan, Ketua Rijal Tekan Peran Pencegahan Tawuran hingga Pilah Sampah
18/07/2026
Jakarta Utara - Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara menggelar kegiatan pengukuhan korps relawan di Aula PMI Jakarta Utara, Sabtu (18/7/2026). Sebanyak 13 pengurus resmi dikukuhkan menjadi pengurus Relawan PMI Jakarta Utara untuk periode 2026 – 2028
Dalam sambutannya, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menyampaikan bahwa para pengurus yang dikukuhkan merupakan individu yang beruntung karena mendapatkan amanah jabatan ini. Menurutnya, momen ini menjadi wadah yang tepat untuk belajar dan mengasah kemampuan berorganisasi demi kemanusiaan.
Rijal kemudian mengamanatkan tiga hal krusial yang perlu menjadi perhatian utama para pengurus dan relawan di tengah dinamika masyarakat saat ini.
Pertama, ia menyoroti gejala sosial yang mengkhawatirkan, yakni maraknya aksi tawuran di berbagai wilayah kampung di Jakarta.
"Kita kini menghadapi gejala sosial yang tidak baik di mana banyak tawuran terjadi di kampung-kampung di Jakarta. Untuk itu, para relawan harus menjadi pelopor di wilayahnya masing-masing dalam hal pencegahan tawuran,” tegas Rijal.
Kedua, Rijal menyinggung fenomena sosial terkait meningkatnya pengikut LGBT di Indonesia. Ia mengamanatkan agar para relawan bersikap tegas terhadap hal tersebut.
"Anda sebagai relawan harus berani menyatakan penolakan terhadap aktivitas LGBT, karena aktivitas ini menyimpang dari norma adat dan agama di Indonesia,” imbuhnya.
Ketiga, Rijal mengajak para relawan untuk aktif mengampanyekan dan melakukan pemilahan sampah. Langkah ini sejalan dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta dalam rangka pengurangan volume sampah di ibu kota.
“Bayangkan kalau sampah plastik tidak kita hindari, maka di tanah akan banyak plastik yang pada akhirnya menjadi penyebab sulitnya pohon tumbuh,” ujarnya mengingatkan.
Rijal menutup pesannya dengan menekankan bahwa ketiga poin tersebut harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh relawan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Selain pengukuhan relawan, kegiatan ini juga dibarengi dengan momen istimewa berupa pengangkatan enam karyawan PMI Jakarta Utara yang kini resmi berstatus sebagai staf tetap.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian acara, suasana di aula berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para relawan dan pengurus tampak berbaur dengan gembira sambil menikmati suguhan makan siang bersama, menandai semangat kebersamaan dalam mengemban misi kemanusiaan PMI.(dayat)
Dalam sambutannya, Ketua PMI Jakarta Utara, Rijal, menyampaikan bahwa para pengurus yang dikukuhkan merupakan individu yang beruntung karena mendapatkan amanah jabatan ini. Menurutnya, momen ini menjadi wadah yang tepat untuk belajar dan mengasah kemampuan berorganisasi demi kemanusiaan.
Rijal kemudian mengamanatkan tiga hal krusial yang perlu menjadi perhatian utama para pengurus dan relawan di tengah dinamika masyarakat saat ini.
Pertama, ia menyoroti gejala sosial yang mengkhawatirkan, yakni maraknya aksi tawuran di berbagai wilayah kampung di Jakarta.
"Kita kini menghadapi gejala sosial yang tidak baik di mana banyak tawuran terjadi di kampung-kampung di Jakarta. Untuk itu, para relawan harus menjadi pelopor di wilayahnya masing-masing dalam hal pencegahan tawuran,” tegas Rijal.
Kedua, Rijal menyinggung fenomena sosial terkait meningkatnya pengikut LGBT di Indonesia. Ia mengamanatkan agar para relawan bersikap tegas terhadap hal tersebut.
"Anda sebagai relawan harus berani menyatakan penolakan terhadap aktivitas LGBT, karena aktivitas ini menyimpang dari norma adat dan agama di Indonesia,” imbuhnya.
Ketiga, Rijal mengajak para relawan untuk aktif mengampanyekan dan melakukan pemilahan sampah. Langkah ini sejalan dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta dalam rangka pengurangan volume sampah di ibu kota.
“Bayangkan kalau sampah plastik tidak kita hindari, maka di tanah akan banyak plastik yang pada akhirnya menjadi penyebab sulitnya pohon tumbuh,” ujarnya mengingatkan.
Rijal menutup pesannya dengan menekankan bahwa ketiga poin tersebut harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh relawan sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Selain pengukuhan relawan, kegiatan ini juga dibarengi dengan momen istimewa berupa pengangkatan enam karyawan PMI Jakarta Utara yang kini resmi berstatus sebagai staf tetap.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian acara, suasana di aula berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para relawan dan pengurus tampak berbaur dengan gembira sambil menikmati suguhan makan siang bersama, menandai semangat kebersamaan dalam mengemban misi kemanusiaan PMI.(dayat)