Berita Hadiri Pelantikan JMSI DKI Jakarta, PMI Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Kemanusiaan
04/08/2026
JAKARTA – Ketua Pengurus Provinsi Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Beky Mardani menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih No.32-34 Jakarta Pusat. Senin (3/8).
Dalam keterangannya, Beky Mardani mengatakan hadirnya PMI merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antara organisasi kemanusiaan dan insan pers dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sore hari ini kita dapat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta periode 2025-2030. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik,” kata Beky Mardani.
Ke depan, kami berharap PMI Provinsi DKI Jakarta dan JMSI DKI Jakarta dapat berkolaborasi dalam menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh PMI kepada masyarakat.
Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang mengetahui peran dan layanan PMI serta terdorong untuk berpartisipasi dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik melalui donor darah maupun berbagai bentuk donasi kemanusiaan lainnya.
“Selamat bertugas kepada seluruh pengurus JMSI DKI Jakarta, salam kolaborasi dan salam sehat selalu,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta, Edi Kuswanto mengatakan kami (JMSI) telah dilantik secara resmi oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa. Dimana kami diberikan tugas untuk membangun kerjasama dengan pengelola perusahaan media.
Pada dasarnya JMSI memiliki fungsi sebagai wadah bagi perusahaan media. Perusahaan media mana saja yang belum terverifikasi akan kami dorong agar segera terverifikasi oleh Dewan Pers.
Apa yang tadi disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Bapak Toto Suryanto, memang benar bahwa tugas JMSI sangat berat. Sebab, kita ketahui bersama bahwa media-media online saat ini masih banyak yang belum terverifikasi atau belum mempunyai legal standing yang sah.
“Insyaallah kami akan terus berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan media agar seluruh perusahaan media tersebut memiliki legalitas yang sesuai dengan amanah dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers,” kata Edi Kuswanto.
Dirinya menambahkan, seperti yang tadi disampaikan oleh Ketua Umum kami, bahwa JMSI anggotanya bukan manusia, melainkan perusahaan media. Oleh karena itu, kami menyadari bahwa amanah yang diberikan kepada kami cukup berat, yaitu menjaga media perusahaan yang akan kami laksanakan nantinya.
“Sesuai dengan arahan Ketua Umum kami tadi, bahwa kami harus selalu bersinergi dengan jajaran stakeholder, pemerintah, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.(b26)
Dalam keterangannya, Beky Mardani mengatakan hadirnya PMI merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antara organisasi kemanusiaan dan insan pers dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, sore hari ini kita dapat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta periode 2025-2030. Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik,” kata Beky Mardani.
Ke depan, kami berharap PMI Provinsi DKI Jakarta dan JMSI DKI Jakarta dapat berkolaborasi dalam menyebarluaskan informasi mengenai berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh PMI kepada masyarakat.
Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang mengetahui peran dan layanan PMI serta terdorong untuk berpartisipasi dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik melalui donor darah maupun berbagai bentuk donasi kemanusiaan lainnya.
“Selamat bertugas kepada seluruh pengurus JMSI DKI Jakarta, salam kolaborasi dan salam sehat selalu,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta, Edi Kuswanto mengatakan kami (JMSI) telah dilantik secara resmi oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa. Dimana kami diberikan tugas untuk membangun kerjasama dengan pengelola perusahaan media.
Pada dasarnya JMSI memiliki fungsi sebagai wadah bagi perusahaan media. Perusahaan media mana saja yang belum terverifikasi akan kami dorong agar segera terverifikasi oleh Dewan Pers.
Apa yang tadi disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pers, Bapak Toto Suryanto, memang benar bahwa tugas JMSI sangat berat. Sebab, kita ketahui bersama bahwa media-media online saat ini masih banyak yang belum terverifikasi atau belum mempunyai legal standing yang sah.
“Insyaallah kami akan terus berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan media agar seluruh perusahaan media tersebut memiliki legalitas yang sesuai dengan amanah dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers,” kata Edi Kuswanto.
Dirinya menambahkan, seperti yang tadi disampaikan oleh Ketua Umum kami, bahwa JMSI anggotanya bukan manusia, melainkan perusahaan media. Oleh karena itu, kami menyadari bahwa amanah yang diberikan kepada kami cukup berat, yaitu menjaga media perusahaan yang akan kami laksanakan nantinya.
“Sesuai dengan arahan Ketua Umum kami tadi, bahwa kami harus selalu bersinergi dengan jajaran stakeholder, pemerintah, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.(b26)