Berita Musibah Kebakaran Di Utan Kayu Utara, Bantuan Hadir Untuk Ringankan Beban Keluarga Bu Rezi
07/08/2026
Matraman – Musibah kebakaran yang terjadi di Jl. Srikaya No. 20 RT 08/RW 06, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, menyisakan duka bagi keluarga Ibu Rezi. Tempat tinggal yang selama ini menjadi tempat berlindung harus terdampak kebakaran pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB., Sehingga keluarga harus menghadapi situasi sulit dengan berbagai kebutuhan dasar yang mendesak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada keluarga Ibu Rezi agar kebutuhan pokok sehari-hari dapat segera terpenuhi. Bantuan tersebut berupa paket sembako, hygiene kit, family kit, tikar lipat, kain sarung, serta school kit bagi anak yang terdampak.
Penyerahan bantuan diberikan langsung kepada Ibu Rezi dan didampingi oleh Ketua RT 08, Lurah Utan Kayu Utara, serta Wakil Camat Matraman. Kehadiran berbagai pihak menjadi wujud kebersamaan dalam mendampingi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan, S.E., M.M., mengatakan bahwa setiap bantuan yang diberikan bukan sekadar berupa barang, tetapi juga bentuk kepedulian agar masyarakat tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
"Saat terjadi musibah, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran dan kepedulian. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga Ibu Rezi sehingga mereka dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas secara bertahap," ujarnya.
Bagi keluarga Ibu Rezi, bantuan yang diterima menjadi penyemangat di tengah cobaan yang dialami. Kehadiran pemerintah setempat bersama PMI Kota Jakarta Timur menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terus hidup ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Ibu Rezi, warga terdampak kebakaran, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Jakarta Timur dan semua pihak yang sudah peduli kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kami." Imbuhnya.
Musibah memang tidak dapat diprediksi, namun kepedulian selalu dapat dihadirkan. Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan setiap warga yang terdampak bencana memperoleh dukungan untuk bangkit kembali, sehingga perlahan senyum dan harapan dapat kembali hadir di tengah keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.(opi/akbar)
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada keluarga Ibu Rezi agar kebutuhan pokok sehari-hari dapat segera terpenuhi. Bantuan tersebut berupa paket sembako, hygiene kit, family kit, tikar lipat, kain sarung, serta school kit bagi anak yang terdampak.
Penyerahan bantuan diberikan langsung kepada Ibu Rezi dan didampingi oleh Ketua RT 08, Lurah Utan Kayu Utara, serta Wakil Camat Matraman. Kehadiran berbagai pihak menjadi wujud kebersamaan dalam mendampingi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldryan, S.E., M.M., mengatakan bahwa setiap bantuan yang diberikan bukan sekadar berupa barang, tetapi juga bentuk kepedulian agar masyarakat tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
"Saat terjadi musibah, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kehadiran dan kepedulian. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga Ibu Rezi sehingga mereka dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas secara bertahap," ujarnya.
Bagi keluarga Ibu Rezi, bantuan yang diterima menjadi penyemangat di tengah cobaan yang dialami. Kehadiran pemerintah setempat bersama PMI Kota Jakarta Timur menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terus hidup ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan.
Ibu Rezi, warga terdampak kebakaran, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Jakarta Timur dan semua pihak yang sudah peduli kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan kami." Imbuhnya.
Musibah memang tidak dapat diprediksi, namun kepedulian selalu dapat dihadirkan. Melalui sinergi berbagai pihak, diharapkan setiap warga yang terdampak bencana memperoleh dukungan untuk bangkit kembali, sehingga perlahan senyum dan harapan dapat kembali hadir di tengah keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.(opi/akbar)